Metode Hardness Test atau Uji Kekerasan

Hardness Tester- Ketika menggenggam suatu benda, pasti kita merasakan kondisi atau sifat dari benda tersebut, apakah benda tersebut lunak atau keras. Sebenarnya, pada benda terdapat sifat mekanik yang disebut kekerasan (Hardness). Sifat inilah yang akan terasa pada tangan kita ketika menggenggam benda atau material. Biasanya material ini pada saat digunakan mengalami deformasi plastis dan juga gesekan.

Deformasi plastis merupakan kondisi suatu benda ketika diberikan gaya maka struktur paling kecil (mikro) yang trerkena gaya tersebut tidak bisa kembali ke bentuk awalnya. Contoh sederhananya, ketika sebuah kayu ditusuk paku, pasti kayu tersebut akan berlubang dan tidak bisa kembali tertutup rapat.

 

 

Metode Uji Kekerasan (Hardness Test)

 

Tingkat kekerasan suatu benda tidak bisa diukur dengan perkiraan saja, dibutuhkan suatu pengujian untuk menentukan karakterisitik dan kekerasan pada material atau benda yang disebut uji kekerasan (Hardness Test). Metode pengujian ini terbagi menjadi 4 macam, yaitu:

Metode Rockwell (HR/RHN)

Uji kekerasan dengan metode Rockwell yaitu mengukur ketahanan suatu objek atau benda menggunakan indentor yang berbentuk kerucut intan ataupun bola baja dengan cara ditekankan pada permukaan benda yang diuji.

Berikut ini adalah rumus untuk mengukur kekerasan menggunakan metode Rockwell :

HR = E – e

Keterangan :

F0 = Beban Minor (Minor Load) (kgf)

F1 = Beban Mayor (Major Load) (kgf)

F   = Total Beban (kgf)

e   = Jarak antara kondisi 1 dan 3 kemudian dibagi 0.002 mm

E   = Jarak antara indentor keetika diberi minor load dan zero reference line untuk setiap jenis indentor, namun jaraknya berbeda-beda

HR = Besarnya nilai kekerasan

Brinnel (HB/BHN)

Sedangkan untuk pengujian menggunakan metode Brinnel ini menggunakan identor pada material atau benda yang permukaannya kasar dengan kapasitas uji kekuatan 500-3000 kgf. Identor (bola baja) yang digunakan pada pengujian telah diplating dan dikeraskan terlebih dahulu.

Micro Hardness (Knoop Hardness)

Uji kekerasan menggunakan metode Micro Hardness ini sangat cocok dilakukan pada material atau benda yang tingkat kekerasannya rendah. Pada umumnya, knoop juga digunakan untuk mengukur benda yang tidak terlalu keras seperti keramik.

Vikers (HV/VHN)

Metode hardness test atau uji kekerasan ini menggunakan identor intan berukuran kecil dan memiliki bentuk seperti pyramid. Beban yang digunakan pada pengujian ini juga lebih kecil yaitu 1 sampai 1000 gram.

Saat ini sudah ada alat atau instrument yang dibuat khusus untuk menguji kekerasan yaitu Hardness tester yang bisa digunakan sesuai metode yang ada diatas. Alat ini memiliki tingkat ukuran yang akurat dan mudah untuk digunakan, hasil yang didapat juga bisa dianalisa dan dijadikan standarisasi pada benda yang diuji.

Testing Indonesia melayani penjualan hardness tester dengan kualitas terbaik. Jika anda berminat ingin memesan alat ini atau ingin bertanya info lebih jelasnya silakan hubungi staff kami melalui kolom chatting yang ada di pojok bawah website ini.




Produk Terkait dengan artikel Metode Hardness Test atau Uji Kekerasan

Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Hardness Test Stand NOVOTEST
Shore Durometer NOVOTEST TS-A
Shore Durometer NOVOTEST TS-A
Digital Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV-D
Digital Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV-D
Analog Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV
Analog Brinell, Rockwell, Vickers Hardness Tester NOVOTEST TB-BRV