Tahukah anda, bagaimana melakukan pengujian ketahanan ozone pada karet? Dan menggunakan alat apa untuk melakukan pengujian tersebut? Testing Indonesia pernah membahas mengenai Uji Ketahanan Ozone Pada Karet (rubber), namun kali ini akan kembali sedikit mengulas tentang uji ketahanan ozone pada karet (rubber).
Untuk melakukan pengujian ketahanan ozone, dapat digunakan menggunakan Ozone Tester Chamber, yang merupakan alat untuk melakukan pengukuran ozone secara terus menerus, selain itu Ozone Tester Chamber juga dapat melakukan control dan perekaman data.Tujuan pengujian dengan Ozone Tester Chamber adalah untuk mengetahui ketahanan karet (elastomer) terhadap pengaruh ozone yang sudah ditentukan.
Ozone tester chamber efektif dalam pengujian ozone pada karet (rubber), dan merupakan test rutin untuk industri otomotif serta transportasi. Bahan seperti polimer, silikon, juga efektif untuk diuji dengan ozone tester chamber.
Beberapa industri seperti: industry otomotif,industri militer/pertahanan ,kedirgantaraan sangat membutuhkan pengujian ozon untuk memenuhi standar kinerja produknya, seperti selang kendaraan, karet ban,grommets,roda,dan komponen lainya.
Beberapa standar dalam pengujian ozone pada karet diantaranya :
• ASTM D1149: Standard Test Method for Rubber Deterioration - Surface Ozone Cracking in a Chamber
• ASTM D1171: Standard Test Method for Rubber Deterioration—Surface Ozone Cracking Outdoors or Chamber (Triangular Specimens)
Dari penjelasan diatas maka dibutuhkan ozone test chamber yang berkualitas serta memiliki beberapa keunggulan lebih. Testing Indonesia sebagai penyedia produk pengujian serta dapat membantu anda juga dalam jasa pengujian, memiliki beberapa type produk rubber testing equipment ozone tester chamber.






