About Us  |   Contact Us   |   Experiences
  • BlackBerry PIN

    284152F7

  • Local Phone

    021 29563045

  • GSM Celuller

    0815 614 1954

    0817 921 7081

  • Email

    sales@testingindonesia.com

  • Sales Online

 

Bergabung Dengan Kami di:


 
Link Download
 
Banner Customer Service
 
Promosi Alat Uji Tanah
Rubber Testing Equipment
Banner_Presentasi_Testindo
1 2 3

Sekilas Tentang Condition Monitoring

18 July 2014 03:12


Artikel kali ini akan sedikit membahas mengenai condition monitoring pada mesin produksi, seperti yang diketahui bersama, proses produksi barang yang dilakukan di pabrik sudah banyak yang menggunakan mesin. Dan seperti  diketahui  mesin produksi merupakan salah satu faktor penting dalam kestabilan proses produksi.

Tentunya untuk menjaga performa mesin diperlukan langkah – langkah antisipasi seperti perawatan,pergantian suku cadang dan lainya yang masih terkait dengan hal tersebut. Tapi sebelum langkah tersebut dilakukan diperlukan analisa mengenai permasalahan terhadap mesin.

Analisa tersebut dapat dilakukan dengan pemantauan kondisi atau condition monitoring pada mesin.  Dari pemantauan tersebut akan didapat data – data mengenai masalah yang terdapat pada mesin anda.Salah satu metode yang digunakan dalam melakukan aktivitas pemantauan kondisi apada mesin adalah vibration analysis.

Vibration analysis adalah salah satu metode yang digunakan untuk melakukan aktivitas condition monitoring, Vibration Analysis merupakan faktor pendukung meminimalisir terjadinya getaran berlebih. Banyak keluhan mengenai hal tersebut dikarenakan getaran yang sangat cepat menghampiri mesin-mesin industri sehingga mesin-mesin industri cepat mengalami kehausan mesin.

Kehausan mesin ini seringkali terjadi dalam jangka waktu yang cepat padahal perbaikan mesin selalu menggantikan spare part lama dengan spare part baru. Tetapi mengapa getaran-getaran yang memberikan peringatan bahwa mesin dalam keadaan haus ini cepat menghampiri mesin? Padahal spare part selalu diganti baru jika ada kerusakan.

Secara  singkat, mesin merupakan serangkaian komponen yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Jika satu komponen mengalami kerusakan atau kehausan, tidak menutup kemungkinan untuk komponen mesin lainnya menerima dampak negatif dari komponen yang mengalami kerusakan. Oleh karena itu, bila digantikan spare part hanya pada satu bagian saja tanpa memperhatikan komponen lainnya.

Kemungkinan spare part yang baru digantikan akan mengalami kehausan sesuai dengan waktu yang begitu singkat, misal satu poros kopling bertumpu dengan komponen penyanggah poros sedangkan posisi poros mengalami misalignment sehingga seiring berjalannya waktu, poros akan mengalami kehausan pada mesin dan dapat menyebabkan kerusakan yang merambat ke komponen-komponen lainnya. Oleh karena itu dalam perawatan mesin diperlukan condition monitoring dan pengendalian serta pengujian atau analisa getaran pada mesin atau dalam bahasa populernya dikenal dengan sebutan vibration analysis.

Sumber: http://www.testindo.com/article/164/condition-monitoring