About Us  |   Contact Us   |   Experiences
  • BlackBerry PIN

    284152F7

  • Local Phone

    021 29563045

  • GSM Celuller

    0815 614 1954

    0817 921 7081

  • Email

    sales@testingindonesia.com

  • Sales Online

 

Bergabung Dengan Kami di:


 
Link Download
 
Banner Customer Service
 
Promosi Alat Uji Tanah
Rubber Testing Equipment
Banner_Presentasi_Testindo
1 2 3

Metode Ultrasonic Inspection Pada Non Destructive Testing (NDT)

12 June 2014 09:52


Beberapa waktu lalu Testing Indonesia pernah membahas secara singkat mengenai Non Destructive Testing (NDT), untuk mengingat kembali NDT merupakan aktivitas pengujian (test)/Inspeksi terhadap benda yang bertujuan untuk mengetahui adanya cacat,retak atau discontinuity lain tanpa merusak benda yang akan kita uji.

Dasar dari pengujian ini dilakukan untuk menjamin bahwa material yang digunakan masih aman dan belum melewati damage tolerance.  Pada artikel hari ini akan sedikit membahas mengenai salah satu metode dari non destructive testing  yaitu ultrasonic inspection.

Dalam NDT pengujian ultrasonic (ultrasonic inspection) dilakukan dengan menggunakan energy suara yang memiliki frekuensi tinggi untuk melakukan pemeriksaan (inspection) dan membuat pengukuran. Pemeriksaan ultrasonic sendiri berguna untuk mendeteksi cacat,melakukan evaluasi,pengukuran dan dimensi serta masih yang terkait dengan hal ini.

Gambar dibawah ini merupakan salah satu ilustrasi dalam melakukan pengujian ultrasonic :

 

Gambar Ultrasonic Inspection

 

Ket :

-         Initial Pulse   = Pulsa inisial yang pertama
-         Crack Echo   = Echo cacat pada material
         
          ( jarak posisi dari kecacatan yang ada pada bahan )
-         Back Surface Echo  = Echo pantulan balik dari bahan ( Ketebalan bahan )

 

Prinsip yang digunakan dalam pengujian ini adalah prinsip pengujian gelombang suara, Gelombang suara yang dirambatkan pada spesimen uji dan sinyal yang ditransmisi atau dipantulkan diamati dan interpretasikan. Gelombang ultrasonic yang digunakan memiliki frekuensi 0.5 – 20 MHz. Gelombang suara akan terpengaruh jika ada void, retak, atau delaminasi pada material. Gelombang ultrasonic ini akan dibangkitkan oleh tranducer dari bahan piezoelektri yang dapat menubah energi listrik menjadi energi getaran mekanik kemudian menjadi energi listrik lagi.

 

Dari informasi diatas dapat diketahui bahwa pengujian non destructive testing sangat membantu dalam melakukan analisa pengujian terhadap material karena dapat memiliki keuntungan tidak merusak material itu sendiri, selain itu untuk membantu pengujian ndt alat uji tak rusak (non destructive test tools) juga dapat melakukan dalam pengujian ini karena dapat mempermudah dalam mendapatkan data pengujian.

 

Testing Indonesia sebagai penyedia produk dan jasa pengujian memiliki non destructive testing (alat uji tak rusak), dengan harga yang kompetitif dan juga sesuai kebutuhan anda, kami memiliki alat uji tak rusak dari yang portable sampai yang menggunakan system dalam proses pengujianya.

 

Sumber: http://nondestes.blogspot.com/2011/12/sekilas-tentang-ndt-uji-tak-rusak.html




Produk Terkait dengan artikel Metode Ultrasonic Inspection Pada Non Destructive Testing (NDT)