Pada artikel sebelumnya, TestingIndonesia.com menulis artikel tentang monitoring suhu gudang dengan data logger.
Ya, data logger memang sangat dibutuhkan untuk mengetahui informasi yang real dan akurat. Tapi tahukah anda, bahwa data logger ini tidak hanya untuk gudang makanan atau gudang pendingin saja.
Piranti ini juga dapat dipasang di ruangan yang terdapat perangkat-perangkat dengan suhu yang stabil seperti ruang server dan lain lain.
Ruangan server seperti ini harus selalu dimonitoring suhu ruangannya agar server tersebut dapat beroperasi dengan baik. Karena monitoring suhu dengan data logger merupakan pilihan yang tepat.
Kehandalan server tidak hanya terletak pada kecanggihan teknologi server yang digunakan namun juga dipengaruhi oleh faktor external server itu sendiri, yaitu faktor suhu didalam ruangan serta kelembaban ruangan di dalam.
Suhu yang terlalu rendah akan dampak pada biaya karena terjadi pemborosan. Kalau suhu yang terlalu tinggi maka komponen akan cepat rusak karena yang paling terpengaruh oleh suhu tinggi adalah harddisk.
Begitu juga dengan tingkat kelembaban ruangan pada ruang server. Apabila terlalu lembab maka akan dapat merusak komponen apabila terjadi pengembunan. Dan jika terlalu kering juga berbahaya karena aka nada listrik statis. Ruang server ini memang harus selalu dalam pantauan suhu ruangan serta kelembaban ruangannya.
Oleh sebab itu dibutuhkan temperature data logger yang dipasangkan pada ruang server ini. Dengan data logger ini, user dapat mengetahui informasi suhu ruangan dengan akurat. Informasi tersebut bisa didapatkan langsung dari piranti data logger tersebut.
Dan informasi tersebut secara otomatis tersimpan dalam memori internal yang terpasang pada data logger tersebut atau langsung dihubungkan dengan perangkat komputer.






